Friday, October 12, 2012

[Teori Ekonomi 1] Barang Substitusi, Surplus Produsen, dan Efek Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran

Barang Substitusi
Apabila kedua barang memiliki fungsi yang sama dan dapat saling menggantikan, maka barang tersebut dikategorikan sebagai barang substitusi. Hubungan antara kedua barang tersebut bersifat negatif, yaitu: apabila konsumsi barang yang satu meningkat, maka konsumsi barang lain akan menurun karena sifatnya yang saling menggantikan. Konsumen mengganti konsumsi barang yang satu dengan barang yang lain karena berbagai alasan, seperti karena harga yang naik atau kelangkaan barang tersebut. Contoh barang substitusi adalah minyak tanah dan gas elpiji. Karena harga gas elpiji semakin meningkat, maka konsumen beralih mengonsumsi minyak tanah.

Barang substitusi dapat dibedakan menjadi tiga kelompok berdasarkan derajat penggantiannya, yaitu:
a. Substitusi sempurna
Dua barang dikatakan memiliki substitusi sempurna apabila penggunaan barang tersebut dapat digantikan satu sama lainnya tanpa mengurangi kepuasan konsumen dalam menggunakannya. Contohnya, gula pasir. Konsumen tidak mempermasalahkan mengenai asal gula pasir tersebut, gula lokal atau gula impor, gula yang diproduksi di Jawa atau luar Jawa. Konsumen tidak dapat merasakan perbedaan dalam hal kepuasan dari mengonsumsi gula pasir tersebut.
b. Substitusi dekat
Apabila kedua barang dapat saling menggantikan, tetapi memberikan perbedaan kepuasan bagi konsumen, maka barang tersebut dikategorikan sebagai substitusi dekat. Contohnya, konsumsi terhadap daging sapi dan daging ayam. Konsumen memperoleh manfaat terpenuhinya kebutuhan protein hewani, tetapi konsumen tidak merasakan kepuasan yang sama antara mengonsumsi daging sapi dengan mengonsumsi daging ayam.
c. Substitusi jauh
Apabila dua barang dapat saling menggantikan hanya dalam kondisi terpaksa saja, maka kedua barang tersebut dikategorikan sebagai substitusi jauh. Konsumen tidak akan menggantikan konsumsi barang tersebut dengan barang lain dalam kondisi normal. Contohnya, konsumsi nasi dengan sagu. Walaupun sagu dapat menggantikan fungsi nasi, tetapi sebagian besar masyarakat Indonesia tidak akan mengonsumsi sagu apabila masih terdapat nasi.

Pengaruh adanya barang substitusi pada mekanisme pasar
Jika dimisalkan adalah barang pengganti (substitusi) dari x, maka ketika Px↑ akan menyebabkan Qx↓ dan Qy↑.


Surplus Produsen
Surplus produsen adalah pendapatan tambahan yang diperoleh oleh seorang produsen dari penerimaan harga suatu barang yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang sebenarnya telah dipersiapkan untuk ditawarkan. Surplus produsen adalah selisih antara harga pasar dan biaya produksi total perusahaan pada saat tertentu.




       Surplus konsumen dan surplus produsen total bernilai maksimal pada titik ekuilibrium di mana kurva permintaan dan kurva penawaran saling berpotongan
       Konsumen menerima keuntungan dari harga yang dibayarnya, sementara produsen menerima kompensasi dari biaya

Misalnya, ketika anda ingin mengecat rumah Anda, maka Anda akan mencari tukang cat. Anda mendapati empat tukang yang bersedia yakni, Mary, Louise,Georgia, dan Paman anda sendiri. Agar mendapat harga termurah, maka anda mengadakan lelang. Pada prinsipnya, keempat tukang cat itu mau menjual jasanya asalkan harga yang mereka terima lebih besar daripada biaya pengecatan. Di sini istilah biaya (cost) adalah nilai segala sesuatu yang harus dikorbankan penjual dalam memproduksi suatu barang. Di dalamnya harus tercakup semua pengeluaran (untuk membeli cat, kuas, sewa tangga, dll), serta nilai waktu yang mereka habiskan untuk mengecat rumah Anda.


Karena keempat tukang cat itu sama-sama menginginkan pekerjaan, mereka bersaing menurunkan harga hingga batas minimal, yakni mendekati atau sama dengan kesediaan menjualnya. Begitu paman Anda menawarkan ongkos hanya sebesar $600 atau sedikit lebih rendah, maka ia pun langsung mengungguli tiga tukang cat lainnya karena ia sendiri yang mau mengecat rumah Anda dengan ongkos di bawah $600. Keuntungan yang diterima paman Anda adalah selain bisnisnya berjalan lancar, si paman mendapat keuntungan tambahan dengan menerima bayaran sedikit dibawah $600, karena ia mampu mengerjakannya dengan ongkos $500. Dalam kasus ini paman Anda dikatakan memperoleh surplus produsen, yaitu jumlah pembayaran yang diterima penjual dikurangi biaya yang dipikulnya.



Efek pergeseran kurva permintaan dan penawaran

Contoh:
Ketika ada baju dengan model tertentu yang sudah menjamur dan beredar di pasar dalam waktu yang cukup lama sehingga minat dan permintaan masyarakat terhadap model baju tersebut turun dan digantikan dengan model baru milik pesaing, maka produsen baju model lama tersebut akan menurunkan harga dan meningkatkan penawaran demi menjual sisa baju tersebut.




Sumber:

No comments:

Post a Comment